MENULIS itu MUDAH

 

Resume Ke- 9

Gelombang: 33

Tanggal: Senin, 25 Agustus 2025

Tema: Menulis itu Mudah

Narasumber: Prof. Dr. Ngainun Naim, M.Hi.

Moderator: Muliadi



Ditengah kesibukan kita tak lupa mengikuti kelas KBMN yang terasa sudah pertemuan ke 9. Malam ini moderator Pak Muliadi memperkenalkan narasumber kita yaitu Prof. Dr. Ngainun Naim, M.Hi., beliau seorang akademisi,penulis produktif, dan pegiat literasi nasional. Beliau telah banyak menulis buku, artikel ilmiah, serta aktif menjadi narasumber dalam berbagai forum literasi. Pengalaman dan karya beliau menjadi inspirasi bagi kita semua, terutama dalam menumbuhkan semangat menulis yang konsisten.

Beliau akan membimbing kita untuk memahami bahwa menulis bukanlah sesuatu yang rumit, tetapi bisa dilakukan siapa saja.

Beberapa hal yang membuat menulis menjadi mudah:

1.      Menulis sesuatu yang kita melakukannya.

Jika kita menulis sesuatu yang kita melakukannya, maka menulis akan mudah. Seolah tulisan kita menceritakan apa yang kita lakukan.

Contoh; tulisan tentang tasyakuran ulang tahun ibunda Prof. Ngainun. Tulisan ini semacam buku harian (diary) yang diunggah di blog dan isinya tentang apa yang Prof. Ngainun lakukan saat ulang tahun ibundanya.

2.      Memiliki kebiasan menulis.

Salah satu cara yang ekstrim adalah dengan memaksa.

Contoh; saya dipaksa oleh lingkungan saya yang Jawa maka saya akan berbahasa Jawa.

Dulu awal belajar menulis itu paksaan, tetapi karena sering melakukan dan menikmatinya maka menulis menjadi kebiasaan.

3.      Menulis tema yang kita menguasai.

Jika Bapak ibu adalah guru maka menulis tema pendidikan itu jelas lebih mudah karena menguasai tema yang ingin ditulis. Sebaliknya, jika Anda menjadi ketua lembaga penelitian dan pengabdian masyarakat tentu akan menulis lebih mudah jika temanya berkaitan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.

4.      Komitmen.

Komitmen perlu ditanamkan secara kuat di dalam diri penulis. Tanpa komitmen, tidak ada yang bisa ditulis.

Komitmen itu bisa dimulai dari menyisihkan waktu khusus buat menulis. Misalnya, meluangkan waktu 20 menit khusus menulis setiap hari, jangan sampai jeda. Karena begitu jeda akan sulit untuk kembali memulai.

5.      Jangan menarget sempurna.

Tulisan yang baik itu yang selesai, bukan yang sempurna. Jika menulis jelek jangan terus dihapus, tetapi teruslah menulis sehingga menjadi bagus.

 

Kesimpulan

Menulis itu mudah, jika kita melakukan, terbiasa, menguasai tema, komitmen dan jangan menarget sempurna.

 

 

 

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

GALI POTENSI UKIR PRESTASI

MENULIS dengan KECERDASAN BUATAN

MENGELOLAH MAJALAH SEKOLAH